Posted by: chandika | October 1, 2009

About Us

Chandika Rabbit merupakan peternakan kelinci yang berlokasi didaerah Cisintok, Kecamatan Parompong (Daerah Lembang). Usaha ini mulai dirintis sejak November 2006. Pada mulanya peternakan ini berada di daerah kampung Pasirwangi, Lembang, namun dalam perkembanganya peternakan ini pindah ke Cisintok.

Nama Chandika sendiri merupakan kepanjangan dari nama kami sebagai pengelola peternakan tersebut, yaitu ciCHA(Fiska Aryani,23th) N DImas(24th) KArya.

Pertengahan 2007 hingga pertengahan 2009 kami memiliki beberapa jenis kelinci seperti Anggora, Anggora Inggris Fuji Lop, Panji Lop, Dutch, Satin, Himalayan, Teens, Plams, dan New Zealand; dengan pangsa pasar meliputi beberapa kota di Jawa, Sulawesi, Sumatra dan Kalimantan


chandikarabbit pertengahan 2007

Namun mulai pertengahan 2009, Kami menutup peternakan untuk sementara untuk memindahkan kembali lokasi peternakan ke lokasi yang lebih luas. Namun hal ini bukan berarti Kami berhenti dari dunia perkelincian.

Saat ini Kami terus memproduksi pelet chandikarabbit yg mengandung zat, vitamin dan mineral yg dibutuhkan oleh kelinci kesayangan; menjual obat2tan kelinci, dan juga aktif berbagi pengalaman dengan para pecinta kelinci.

Walaupun untuk saat ini Kami belum bisa hadir kembali di dunia nyata; Kami harap keberadaan Kami di dunia maya bisa memberikan manfaat bagi para pecinta kelinci. Kami sangat senang dengan para pengunjung blog ini yg setia dengan pertanyaannya.

Mohon maaf jika ada pertanyaan2 yg lama dijawab karena keterbatasan Kami dalam melayani 500-1000 pengunjung perhari. Beberapa pertanyaan Kami jawab langsung by email/telpon/sms; terutama langganan2 Kami yg setia.

Selamat menikmati kembali diskusi2 bersama Kami yg telah terhenti selama kurang lebih 3 bulan (mulai Juni 2009); semoga silaturahmi yg telah terputus dengan Kami selama ini dapat terjalin kembali,
wassalam,…

-chandikarabbit-

peternakan kelinci hias dan pedaging (dormant mode ON)

http://www.chandikarabbit.wordpress.com

Posted by: chandika | January 25, 2008

Membuat kandang kelinci yu’…

Bagi seekor kelinci mungkin kandang memiliki arti lebih karena disitulah ia akan menghabiskan sisa umurnya. Mungkin baginya itu adalah sebuh rumah. Nah, sebagai pemilik kelinci, ada baiknya Kita mmperhatikan rumah kelinci Kita, supaya ia merasa senang dan betah.

Ada beberapa hal yg menjadi perhatian dalam membuat kandang kelinci, yaitu

  • Ukuran(Kebutuhan),

Untuk ukuran kandang, sesuaikan dgn kebutuhan. Misalnya Kita ingin membuat kandang untuk kelinci hotot, maka ukuranya tidak usah terlalu besar karena kelinci hotot adalah kelinci yg mini, cukup 60x50x50cm saja. Sedangkan jika kandang digunakan untuk jenis kelinci seperti plams dan new zealand, maka ukuran kandang harus lebih besar. Kami menggunakan ukuran kandang 70x50x50.

  • Bentuk

Untuk bentuk, ada baiknya sesuaikan dengan keadaan lapangan yg ada. Jika Kita tidak memiliki ruang terbuka(di dalam ruangan), maka kandang sebaiknya didesain berbentuk Box. Hal ini memudahkan jika nantinya Kita akan menambah jumlah kandang. Dengan menggunakan kandang berbentuk Box, penambahan kandang hanya tinggal meletakan disamping/diatas kandang lama, tentu dengan sedikit penyesuaian. Sedangkan jika Kita memiliki ruang terbuka/taman yg cukup, Kita bisa mengombinasikan antara kandang tertutup yg terbuat dari kayu dengan kandang terbuka yg terbuat dari kawat ram. Hal ini sangat baik bagi kelinci karena memiliki kesempatan bermain2 yg lebih leluasa. Pada kandang terbuka seperti ini bisa digunakan untuk 2-6kelinci betina dan 1 pejantan tergantung ukuran yg digunakan.

    • Sanitasi

      Sanitasi yg baik akan membantu menjaga kesehatan kelinci yg Kita miliki. Usahakan kandang memiliki sanitasi yg baik dimana kotoran kelinci tidak menumpuk disuatu tempat tertentu sehingga menjadi sarang berkembang biak bakteri. Bangunlah kandang dengan memikirkan kemana air/kotoran akan mengalir, sehingga mudah bagi Kita untuk membersihkan kandang kelinci tersebut. Jika Kita belum bisa membangun sanitasi yg baik, lebih baik tempatkan kandang di atas tanah. Dengan menempatkan kandang di atas tanah langsung, kotoran berupa fese dan air seni dapat ternetralisir oleh tanah, sehingga bau tidak sedap dapat dihindari. Ini merupakan salah satu pengalaman Kami,…kandang Kami yg saat ini Kami gunakan menggunakan semen/plur pada bagian bawahnya. Namun hal tersebut justru menyebabkan bau tidak sedap karena kotoran dan air seni menggenang (tidak terserap oleh tanah), sehingga pada akhirnya Kami harus memasang talang/paralon untuk menyalurkan air seni ke bak penampung. Jika ingin me-nyemen/ngeplur lebih baik dilakukan pada bagian disekitar kandang(sekeliling kandang), tidak pada bagian bawah kandang.

      • Sirkulasi

      Sirkulasi udara yg baik membantu menghilangkan bau tidak sedap dari kandang kelinci. Selain itu sirkulasi yg baik juga membantu kelinci untuk tetap aktif dan sehat

      • Interaksi dengan lingkungan

      Usahakan untuk menggunakan bahan yg tidak menutupi/menghalangi interaksi kelinci dengan lingkunganya. Perbanyaklah menggunakan kawat ram sehingga kelinci tidak merasa dikucilkan/kesepian. Kelinci yg disimpan pada kandang ygtertutup(semua dindingnya terbuat dari bambu) bisa saja mengalami stress.

      Nah, setelah mengetahui hal2 yg harus diperhatikan saat membuat kandang,..Kita lihat desain kandang kelinci ChandikaRabbit yuk,…

      .
      semoga bermanfaat :)

      Categories

      Follow

      Get every new post delivered to your Inbox.